Newsletter edisi 4 Special Tidung.


Abacus Treasure Hunt Challenge, Pulau Tidung, 29-30 Oktober 2011.

Para peserta Abacus Treasure Hunt Challenge diharapkan sudah berada dilokasi meeting point pada tanggal 29 Oktober 2011 hari Sabtu pagi sebelum pukul 06.30 WIB. Selain itu, peserta diwajibkan membawa buku layak pakai untuk disumbangkan kepada sekolah di Pulau Tidung, minimal 1 buah buku. Lokasi meeting point berada di Dermaga 16-17 Marina Ancol. Panitia akan membuka registrasi mulai pukul 06.00 WIB, menggunakan
kendaraan operasional Abacus. Untuk dapat masuk kelokasi Marina Ancol peserta harus membayar tiket masuk HTM Rp. 15.000 /orang, dengan kendaraan mobil pribadi dikenakan biaya masuk sekaligus
parkir sebesar Rp. 15.000  dan motor Rp. 10.000, sementara Taxi gratis.



Dermaga Marina Ancol

Marina Ancol terdiri dari 23 Dermaga, dengan dermaga 23 berada dipaling ujung mengarah ke laut.
Disini banyak lokasi untuk parkir mobil dan motor tanpa biaya parkir tambahan artinya cukup membayar sekali pada saat masuk anda bisa parkir lebih dari 24 jam, relatif lebih murah dan
aman dibanding parkir di Muara Angke yg konon kabarnya biaya parkir disana mencapai Rp. 50.000/mobil.

Back to top

Inilah Lokasi Meeting Point di Marina Dermaga 16-17

Lokasi ini diperkirakan cukup untuk menampung rombongan tanpa kesulitan untuk parkir/memutar kendaraan. Lokasi ini depan dermaga 16 dan 17, didekat lokasi ini juga terdapat parkiran motor dan tempat
duduk seperti halte, tempatnya lebih luas dan sepi, dari lokasi tersebut ke tempat parkir/tambat kapal yg kita sewa rombongan memang harus berjalan lagi tetapi tidak terlalu jauh.

Sementara lokasi tempat tambat kapal yang akan digunakan menyebrang kepulau Tidung berada di Dermaga 22 atau berdekatan dengan Kafe 22 dimana di depannya terdapat putaran mobil dan taman kecil. Dermaga 22 sendiri adalah tempat kapal sewaan parkir, berdasarkan pantauan kami dilokasi banyak mobil motor parkir tidak teratur, sehingga ketika ada mobil drop penumpang dan berputar disini lokasi tersebut menjadi macet dan ramai.

article 4

Back to top

article 4

Kapasitas kapal 200 orang dengan waktu tempuh 3 jam

Untuk menuju pulua Tidung dari Marina Ancol, panitia akan menyediakan kapal kayu berkapasitas 200 orang terdiri dari 2 lantai yang memang biasa digunakan untuk menyebrang di kepulauan seribu, namun kapal tersebut disewa khusus untuk satu rombongan Abacus. Perjalanan dari Marina kepulau Tidung diperkirakan akan memakan waktu 3 Jam. Selama perjalanan panitia telah menyiapkan beberapa acara untuk memastikan peserta tidak jenuh selama perjalanan. TIPS, bagi anda yang tidak pernah / tidak terbiasa melakukan perjalanan laut sangat disarankan untuk minum obat anti mabuk, dan menggunakan jaket karena angin laut sering kali membuat masuk angin.


article 4

Back to top


article 4


Dermaga Pulau Tidung disaat masih sepi kapal dan pengunjung.


article 4

Seminggu sebelum kami survey
ternyata ada acara Gabung Mulung Tidung 2 digelar, acaranya
bersih2 pulau tidung yg disponsori stasiun TV. Kesan pertama masuk
ke pulau ini laut di dermaga terlihat bersih tidak seperti yang
digambarkan para bloger sebelumnya, mungkin karena baru saja
digelar Gabung Mulung Tidung, jadi masih relative bersih, selain
itu di dermaga ini juga nampak kapal unit gawat darurat yang
mungkin disediakan untuk penduduk pulau tidung, sebagai informasi
di pulau ini juga terdapat puskesmas 3 lantai.


article 4

Back to top

article5

Jalan berconblock di Pulau
tidung.

Disini masih banyak pepohonan yang membuat
rindang, dan di jalanpun yang lewat kebanyakan adalah sepeda dan
motor sehingga tidak terlalu berpolusi. meskipun begitu jalan
disini tidak terlalu lebar yaitu hanya sekitar 1,5-2 meter saja.


article5

Angkutan umum disini adalah Bentor (becak
motor) yang menurut informasi harga sekali jalannya mulai dari Rp.
5000 – 15.000, tetapi becak ini bisa mengangkut 3
penumpang sekaligus (2 didepan dan 1 dibelakang).

Back to top

article5

Penginapan Enjoy

Dari dermaga Tidung ke lokasi penginapan
kita harus berjalan kaki sekitar 10 menit sambil melihat pemukiman
penduduk Pulau Tidung, Penginapan dipulau ini semuanya berbentuk
homestay dan vila, homestay merupakan rumah penduduk yang
disewakan sedangkan vila memang khusus hanya untuk disewakan saja
dan biasanya berlokasi di tepi pantai, ada yang ber AC dan ada
juga yang hanya kipas angin. Penginapan ber AC pun rata-rata hanya
dibagian ruang tamu sedangkan dikamar hanya kipas angin. Satu
rumah umumnya terdiri dari ruang tamu tanpa meja kursi dan 2 kamar
tidur, satu rumah bisa diisi 9-12 orang dan masing-masing hanya
mendapat matras tebal untuk alas tidur, yang menurut saya sudah
cukup nyaman untuk kelas backpacker.


article5

Penginapan yang akan kita gunakan adalah penginapan “enjoy”
yang berada di tepi pantai dengan lokasi yang dikelilingi pagar
dengan 9 rumah di dalamnya, disini sudah disediakan beberapa sepeda
yang lengkap dengan keranjang didepannya. Sayangnya memang sepeda
disini umumnya tidak terawat banyak yang kondisinya rusak sebagian
namun masih bisa dipakai, dan semua sepeda disini seperti itu,
sehingga kita tidak punya banyak pilihan.

Back to top

article5

Bagian Barat Pulau Tidung Besar yang
sepi penduduk.


article5


article5


article5


article5

Back to top

article5

Jembatan Cinta Pulau Tidung
Nampak dari Google Eart.

Objek utama dari Pulau Tidung sebenarnya
adalah Jembatan Cinta yang menghubungkan Pulau tidung besar dengan
pulau tidung kecil. Tidung Kecil sendiri merupakan pulau yang
diperuntukan untuk ladang perkebunan sedangkan Tidung besar tempat
pemukiman penduduk.

Untuk sampai ke lokasi jembatan cinta dari lokasi games cukup jauh
karena dari ujung barat ke ujung timur pulau, melalui homestay
tempat menginap dan dermaga pertama kali kita tiba dipulau, dengan
sepeda bisa memakan waktu sekitar 20-30 menit tergantung kondisi
sepeda dan cara mengendarainya. Sampai dilokasi bila bawa sepeda
kita harus parkir dengan biaya Rp. 2.000 / sepeda. Di sekitar
lokasi juga terdapat warung-warung yang berjualan aneka makanan
dan souvenir. Jembatan dimulai dengan menaiki tangga yang cukup
tinggi dan biasa digunakan pengunjung untuk lompat, setelah itu
baru jembatan panjang yang terbuat dari kayu, saran kami
berhati-hatilah berjalan di jembatan ini karena ada beberapa
bagian yang sudah rapuh dan rusak!


article5


article5


article5


article5

Berbagai aktivitas
pantai bisa dilakukan di Jembatan Cinta.

Lokasi utama yang dikenal juga sebagai
Tanjungan ini cukup ramai dikunjungi karena banyak aktivitas
pantai yang bisa dilakukan seperti Flying Fox, Banana Boat, Kanu,
Berenang, Snorkeling maupun sekedar berphoto dan melihat keindahan
sekitar, seperti teman-teman kami ini.


article5

Back to top

article5

Berburu Sunset di Jembatan
Cinta.

Bagi para photographer yang paling
ditunggu-tunggu dilokasi ini adalah saat tiba sang matari
terbenam, keindahanya memang luar biasa apalagi momen ini tidak
berlangsung lama sehingga kita harus benar-benar siap
menangkapnya.


article5


article5

Back to top

TIPS Perjalanan Kepulau



Beberapa perlengkapan pribadi yang
anda perlu persiapkan dan dibawa untuk mengikuti perjalanan ini
antara lain :

  • Sunblock

  • Pakaian renang,
    Topi, Jaket

  • Sandal (sandal
    untuk adventure)

  • Obat-obatan
    pribadi

  • Jas hujan

  • Kamera

Back to top

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s